4 Langkah Menggunakan Cetakan Cokelat

Cetakan cokelat tak hanya dapat digunakan untuk membuat pralin. Anda juga bisa memanfaatkannya untuk membuat lolipop cokelat atau ornamen dari cokelat untuk dekorasi kue.

 Terdapat ribuan bentuk dan ukuran cetakan cokelat, yang dirancang untuk mendisain pralin atau membuat ornamen dekorasi dari cokelat untuk kue ulang tahun, kue pengantin, Natal, Paskah, Lebaran, Imlek,Valentine, dan berbagai even lainnya.

Berikut ini 4 langkah untuk menggunakan cetakan cokelat:

1. Lelehkan cokelat. Tahap ini dapat dilalui dengan 2 cara:

a. Menggunakan microwave. Potong kecil-kecil cokelat dan tempatkan dalam sebuah mangkuk. Masukkan dalam microwave dan nyalakan microwave dengan power setengah (sedang) selama 1 menit. Kemudian keluarkan cokelat dari microwave dan aduk. Ulangi proses ini sampai seluruh cokelat meleleh.

 b. Menggunakan panci ganda (lihat 2 Cara Mengetim Cokelat).

2. Isi cetakan cokelat dengan menyendok cokelat leleh dan memasukkannya ke lubang cetakan. Kemudian pegang kedua sisi cetakan dan ketuk-ketukkan perlahan cetakan dengan permukaan meja, untuk melepas gelembung-gelembung udara yang terjebak di dalam cokelat, sekaligus untuk meratakan permukaan cokelat. Agar cokelat tidak tercecer di luar lubang cetakan, gunakan piping bag.

3. Anda juga bisa memasukkan cokelat ke cetakan menggunakan piping bag.

4. Dinginkan cokelat dalam suhu ruang sampai mengeras (menjadi padat lagi), atau—untuk mempercepat proses ini—masukkan ke dalam freezer selama 5 menit (untuk pralin berukuran kecil) hingga 10 menit (untuk pralin yang lebih besar). Hati-hati, terlalu lama menyimpan cokelat di dalam lemari pendingin akan menyebabkan penampilannya kusam.

 5. Keluarkan cokelat dari cetakan. Caranya, letakkan cetakan dalam posisi terbalik di atas permukaan datar, kemudian ketuk-ketuk perlahan dengan telunjuk Anda. Cokelat akan dengan mudah keluar dan siap dinikmati atau dipasang sebagai ornamen dekorasi kue.

2 Cara Mengetim Cokelat

Untuk melelehkan cokelat dengan metode double boiler (au-bain-marie), atau yang di sini biasa disebut mengetim—untuk melelehkan—cokelat, siapkan dua buah panci: satu panci berukuran lebih lebar daripada panci lainnya.

Ikuti petunjuk berikut ini:

1.      Isi panci lebih lebar dengan cokelat blok yang sudah dipotong kecil-kecil, dan satu panci lagi dengan air.

 2.      Tempatkan panci berisi air di atas kompor, tumpangkan panci berisi cokelat di atas panci berisi air. Panaskan dengan api kecil dan aduk cokelat mengunakan sendok sampai sepenuhnya meleleh. Proses ini memerlukan waktu sekitar 15 menit. Sambil mengaduk cokelat, jaga jangan sampai air mendidih.
Agar panci lebih lebar tidak bergoyang selama Anda mengaduk cokelat di dalamnya, gunakan panci dengan pegangan dari kayu atau bahan lain yan tidak mudah panas.
Sebagian pastry chef memilih menggunakan panci yang lebih lebar untuk memanaskan air, dan melelehkan cokelat pada panci lebih kecil di dalam panci berisi air panas itu. Jika Anda memilih cara ini, ikuti petunjuk berikut:

1.      Isi panci lebih lebar dengan  dengan air sebanyak maksimal seperempat dari kapasitasnya, dan masukkan ke dalamnya panci lebih kecil berisi cokelat yang telah dipotong-potong. Jangan sampai panci lebih kecil mengambang—jika mengambang, kurangi airnya.

2.      Panaskan dengan api kecil dan aduk cokelat. Selama proses ini, jaga jangan sampai air mendidih atau terciprat ke dalam panci berisi cokelat. Jika air terlihat mulai mendidih kecil, matikan api, dan teruskan mengaduk sampai cokelat sepenuhnya meleleh. Jika air sudah dingin tapi cokelat belum sepenuhnya meleleh, nyalakan api lagi.

Dengan cara ini, risiko masuknya percikan air pada cokelat yang sedang dilelehkan lebih   besar—sehingga berpotensi merusak tekstur cokelat.

(Pastry & Bakery)

Chocolate Fountain

Chocolate Fountain merupakan tren terbaru menyajikan hidangan cokelat. Tersedia dalam ukuran besar maupun kecil, dan belakangan ini makin banyak digunakan untuk melengkapi acara pesta pernikahan, ulang tahun, atau dalam berbagai acara pertemuan.Untuk Chocolate Fountain, gunakan bahan cokelat couverture, karena lebih peka trhadap suhu tinggi sehingga meminimalisir kerusakan. Masalah yang biasanya muncul dalam pengoperasian Chocolate Fountain adalah cokelat yang membeku di dalamnya dan akhirnya merusak mesin.

Berikut ini beberapa tips agar Chocolate Fountain Anda bekerja dengan mulus dan turut menyukseskan acara.

Pilih lokasi yang tepat
Pilih lokasi yang jauh dari hembusan penyejuk udara, pintu yang sering dilalui, lantai dansa, pintu keluar. Berada langsung dibawah hembusan AC adalah kesalahan besar, karena udara dingin akan membuat cokelat menjadi dingin dan akan mengeras serta membuat alirannya kurang bagus. Menempatkannya dekat lantai dansa maupun pintu keluar, berisiko tersenggol gerakan dansa atau lalu-lalang orang, jatuh, rusak, dan malah mengacaukan acara.

Jangan menggunakan Chocolate Fountain di outdoor
Tidak disarankan menggunakan Chocolate Fountain untuk acara di luar ruangan. Karena faktor cuaca. Anda tentu tak ingin hembusan angin merusak aliran chocolate Anda dan menyiprat ke para tamu. Atau angin membawa benda-benda asing seperti daun, sampah sehingga merusak fountain Anda. Selain itu, juga tiba-tiba turun hujan, Anda akan tergopoh–gopoh memindahkannya ke dalam ruangan, sementara air sudah terlanjur masuk ke dalam cokelat. Kalaupun tak ada angin dan tak ada hujan, serangga mungkin datang dan menempel pada Chocolate Fountain, dan ini berpotensi merusak alat dan mengacaukan acara.

Cairkan cokelat dan simpan di dalam penghangat sebelum acara dimulai
Cokelat tidak akan mengeras sampai berada di suhu rendah. Dengan menempatkan cokelat dalam wadah penghangat, akan menghindarkannya dari suhu ruang yang mungkin membekukan cokelat. Di samping itu, pabila di tempat acaranya tidak ada fasilitas dapur, Anda sudah siap dengan cadangan cokelat cair siap pakai.

Panaskan fountain sebelum memasukkan cokelat
Bila ruangan bertemperatur sejuk, tiang dan wadah metal akan menjadi dingin. Dalam kondisi demikian, saat cokelat dituang, akan segera mengeras dan tidak mengalis dengan baik. Jadi, panaskan fountain sebelum memasukkan cokelatnya.

Lepaskan udara yang terjebak di dalam saluran
Saat semua sudah berjalan dengan baik, mungkin tiba-tiba aliran fountain tidak lancar. Jika itu terjadi, Anda tak perlu menambah cokelat, karena malah akan menyebabkan udara terhenti di dalam saluran dan membuat aliran cokelat macet total.
Matikan fountain selama 10-15 detik. Cokelat akan mengalir turun, dan Anda akan melihat gelembung udara keluar dari cokelat. Nyalakan kembali fountain, dan semua akan berjalan normal kembali. Bila cara ini tidak menyelesaikan masalah,pastikan bahwa fountain dalam posisi tegak—tidak miring sedikitpun—dan tidak terkena hembusan angin.

Pastikan alat berfungi dengan baik
Pastikan fountain berfungsi dengan baik sebelum Anda memasukkan cokelat ke dalamnya. Bawa persediaan tisu atau lap kertas, sponge, rubber spatula, dan wadah penyimpanan.

Jangan membiarkan fountain tanpa pengawasan
Bayangkan bila fountain Anda dicelup oleh anak kecil yang tidak diawasi oleh orangtuanya, atau mungkin fountain Anda disenggol seseorang dan jatuh. Maka siapkan seseorang untuk menjaga fountain dan melayani setiap tamu.

Bersihkan secara hati-hati
Setelah pesta usai, Anda mungkin tak punya kesempatan membersihkan fountain di lokasi. Siapkan kantong plastik besar untuk menyimpan fountain yang sudah dikosongkan (tapi masih kotor) untuk dibawa pulang atau ke dapur Anda. Biasanya masih ada cukup banyak cokelat tertinggal di dalam fountain yang sudah dikosongkan.
Saat dingin, cokelat akan mengeras, sehingga saat fountain dihidupkan akan membuat motor yang digunakan terbakar. Jika cokelat sudah terlanjur di dalam fountain dan mengeras, cukup nyalakan element pemanas. Kemudian dengan menggunakan hair dryer, arahkan udara panas ke tiang dan saluran fountain, untuk melelehkan cokelat. Lakukan hingga semua cokelat meleleh dan mengalir keluar. Lalu simpan fountain dalam wadah tertutup

( Pastry&Bakery)

X